Sintang

Banner
Banner

Sintang

  • WABUP HIMBAU PNS DAN MASYARAKAT AGAR HATI-HATI

    27 September 2010, 20:30:53 WIB oleh SYUKUR SALEH

    NANGA KEMANGAI - Terjadinya kecelakaan speedboat pada hari Jumat 24 September 2010 di Riam Karepe Dusun Karepe Desa Buntut Pinpin Kecamatan Ambalau yang menewaskan Hermawan Kasi Perumahan dan Pemukiman Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang membuat prihatin Wakil Bupati Sintang Drs.Ignasius Juan, MM. Dengan turun langsung ke lokasi kecelakaan menggunakan speedboat dengan mesin berkekuatan 40 PK, Wabup dan rombongan juga harus menerobos beberapa riam untuk mencapai lokasi.

  • Hermawan : "ini desa terakhir yang saya kunjungi..."

    26 September 2010, 21:11:54 WIB oleh Petrus Heri Sutopo

    Hermawan :

    Sintang-KOTA, (kalimantan-news) - Tidak terbayang oleh Widya, pelajar SMPN I kelas 8 ini akan ditinggal ayahanda tercinta untuk selama-lamanya. Sang Ayah yang sangat ia kagumi, adalah korban speedboat yang karam dan tenggelam di Riam Karepe desa Buntut Pimpin kecamatan Ambalau pada Jumat (24/09/2010). Widya saat ditemui kalimantan-news di kediamannya di Gang Bungur jalan Pangeran Kuning, komplek perumahan PU terlihat tegar dengan kejadian tersebut. Meskipun demikian, raut kesedihan nampak jelas diwajahnya.

  • LAPORAN SYUKUR SALEH ; Korban Speed tenggelam sudah ditemukan

    26 September 2010, 19:34:18 WIB oleh admin

    LAPORAN SYUKUR SALEH ; Korban Speed tenggelam sudah ditemukan

    Sintang- AMBALAU, (kalimantan-news) - Setelah dilakukan pencaharian selama 24 jam lebih, akhirnya warga berhasil menemukan Hermawan Setyono, Kabid Pemukiman Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum kabupaten Sintang. Jasad Hermawan Setyono ditemukan berjarak 100 meter tak jauh dari tempat musibah. Selain Hermawan, juga ditemukan jasad Acin, seorang penumpang sekitar 1 kilometer dari TKP. Acin ditemukan oleh warga bernama Pak Agus.

  • Laporan Syukur Saleh. Speedboat tenggelam, 1 selamat 2 belum diketemukan

    26 September 2010, 18:00:59 WIB oleh admin

    Sintang-KOTA, (kalimantan-news) - Sebuah speedboat yang membawa staf Bidang Cipta Karya Dinas PU kabupaten Sintang, hari Jumat (24/09/2010) sekitar pukul 15.00 wib mengalami kecelakaan di perairan Sungai Melawi tepatnya di Riam Karepe desa Buntut Pimpin kecamatan Ambalau. Laporan reporter kalimantan-news.com, Syukur Saleh dilokasi kejadian menjelaskan speedboat yang berkekuatan 40 Hp tersebut membawa 3 orang termasuk motoris. Staf Cipta Karya Dinas PU bernama Hermawan, sedangkan penumpang adalah Ajin. Nama motoris belum dapat diketahui.

  • Akper Sintang wisuda 128 Perawat

    25 September 2010, 17:20:34 WIB oleh Petrus Heri Sutopo

    Akper Sintang wisuda 128 Perawat

    Sintang-KOTA, (kalimantan-news) - Sebanyak 128 wisudawan/wati Akademi Perawat (Akper) Sintang, hari, Sabtu (25/09/2010) dilantik dalam satu acara pelepasan para wisuda yang berlangsung di Gedung Serbaguna Sintang. Acara ini juga langsung dihadiri oleh Bupati Sintang Drs.Milton Crosby, M.Si serta undangan dari Dinas Kesehatan Provinsi kalimantan Barat.

  • Personil Makorem Sintang Baru 50 Persen

    25 September 2010, 03:20:08 WIB oleh Eka Airnurrohmah

    Sintang-KOTA, (kalimantan-news) - Hingga saat ini personil yang telah berada di markas korem 121 ABW Sintang telah mencapai sekitar 50 persen. Hal ini ditegaskan oleh Danrem 121 ABW Sintang Kolonel Inf Toto Rinanto S saat berada di bandara susilo Sintang kemarin.

  • Karang Taruna Merarai II Swadaya Perbaiki Jalan

    25 September 2010, 03:11:39 WIB oleh Eka Airnurrohmah

    Karang Taruna Merarai II Swadaya Perbaiki Jalan

    Sintang-PANDAN, (kalimantan-news) - Merasa prihatin dengan kondisi ruas jalan yang menghubungkan desa Merarai II dengan desa Merarai I yang menjadi penghubung jalan menuju kecamatan dan kota Sintang, Karang Taruna Karya Bhakti desa Merarai II mengambil inisiatif melakukan perbaikan jalan. Meski tanpa dukungan dari dana desa sepeserpun, pengerjaan perbaikan jalan yang panjangnya hampir mencapai 5 KM tersebut rampung juga dilakukan. Kendati tak sepenuhnya jalan menjadi mulus, namun setelah diperbaiki setidaknya mobilisasi masyarakat dari dan ke Merarai II menjadi lebih lancar.