Sintang

Banner
Banner

Empat Kabupaten Meriahkan Festival Barongsai di Melawi

Komentar (0)

04 Desember 2017, 20:14:06 WIB oleh Edi | dilihat: 29 kali

Print

Melawi - NANGA PINOH, (Kalimantan-News) - Sebanyak 12 tim barongsai dari berbagai kabupaten di Kalbar ikut memeriahkan Festival Barongsai yang digelar Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Melawi di lapangan basket Perbasi Nanga Pinoh, Sabtu lalu.

Festival yang digelar pertama kali inipun menarik perhatian banyak masyarakat.Ketua MABT Melawi, Taufik saat pembukaan Festival Barongsai mengatakan even ini digelar selain bagian dari memelihara budaya dan seni etnis tionghoa juga untuk mengasah kemampuan pemain barongsai di Kalbar. “Ada 12 tim yang ikut berpartisipasi dalam Festival Barongsai yang digelar selama dua hari. Dari Pontianak ada lima tim, Sanggau dua tim, Sintang satu tim dan tuan rumah Melawi ada empat tim,” terangnya. Dikatakan Taufik, Festival Barongsai ini baru pertama kali diadakan di Melawi dan untuk kedepannya, festival ini pun akan dijadikan ajang tahunan MABT Melawi, antara lain sebagai bagian untuk mendongkrak pariwisata baik lokal, nasional bahkan internasional. “Tim Barongsai yang akan ikut festival nanti kita harapkan menampilkan kemahirannya dalam memainkan seni Barongsai,” harapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Melawi, Nahru saat membuka Festival Barongsai ini mengatakan even yang pertama digelar ini diharapkan tak hanya terhenti ditahun ini saja, namun dapat berlanjut setiap tahunnya mengingat ini juga menjadi bagian dari promosi wisata budaya di kabupaten Melawi. “Pesan kami agar kegiatan ini bisa dikemas dan digelar dengan sebaik-baiknya. Kita berkeinginan ini nantinya bisa digelar setiap tahun,” katanya. Bila pelaksanaan Festival Barongsai pertama ini berjalan sukses, Nahru berharap kedepannya panitia bersama Pemkab Melawi bisa mempersiapkan dengan lebih baik festival ini. Terutama dari sisi waktu bisa digelar di awal tahun. Nahru, menilai even ini selain memberikan hiburan juga menjadi momen pariwisata olahraga rekreasi sekaligus upaya kita menumbuh kembangkan tradisi budaya yang sudah mengakar. “Dan kita bisa mencari waktu yang paling tepat untuk melaksanakan Festival Barongsai ini sehingga tim dari kabupaten lain bisa lebih banyak berpartisipasi,” pungkasnya. (KN)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number