Sintang

Banner
Banner

Melawi Buka Pendaftran Panwascam

Komentar (0)

18 September 2017, 21:42:54 WIB oleh Edi | dilihat: 105 kali

Print
Melawi Buka Pendaftran Panwascam

Melawi - NANGA PINOH, (Kalimantan-News) - Panitia Pengawas Kabupaten (Panwaskab) Melawi membuka pendaftaran calon Panwas Kecamatan (Panwascam). Pengumuman pembukaan pendaftaran sendiri telah dilaksanakan mulai 22 September September sampai dengan 1 Oktober 2017.


“Pembukaan pendaftaran tersebut, sesuai instruksi Bawaslu provinsi Kalbar nomor 540/K.Bawaslu Provinsi.KB/HK.05/09/2017, tentang pembentukan Panwascam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupat, Wali Kota dan Wakil Wali Kota2018. Sertapemilu legislatif DPR RI, DPD dan DPRD Kabupaten serta pemilu presiden dan wakil presiden 2019,” kata Ketua Panwaskab Melawi, Erwin Nurjadin, didampingi anggotanya Johani, ditemui Senin (18/9).

Untuk pembukaan pendaftaran ini, lanjutnya, pengumuman telah disebarkan ke sebelas kecamatan melalui kantor camat masing-masing kecamatan.

“Penerimaan sementara waktu, karena belum ada kantor, kami melakukan penerimaan di Café AW ana simpang yayasan mawar Jalan Provinsi Kota Baru-Nanga Pinoh kilometer 3,” ucapnya.

Lebih lanjut, Erwin menjelaskan persyaratan pendaftaran bisa diminta di Panwaskab Melawi, di antaranya pendidikan terakhir minimal SMA atau sederajat dengan usia minimal 25 tahun. Tidak pernah menjadi anggota partai politik, tidak pernah menjadi tim kampanye atau sebutan lainnya yang berkaitan dengan proses pemilu mulai dari pemilihan kepala daerah hingga pemilihan anggota legislatif atau pemilihan presiden.

Selain itu Heru menyampaikan bersedia mengundurkan diri dari jabatan politik, jabatan pemerintahan, atau jabatan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau badan usaha milik daerah (BUMD) pada saat mendaftar sebagai calon panwascam. Berdomisili di kecamatan setempat, tidak pernah dipidana penjara dan tidak memiliki tidak berada dalam satu ikatan perkawinan dengan sesama Penyelenggara Pemilu.

Sedangkan beberapa berkas administrasi yang harus dilampirkan oleh pendaftar adalah foto copy KTP yang masih berlaku, foto copy ijazah pendidikan terakhir yang sudah dilegalisir, pas foto terbaru berwarna ukuran 4x6 sebanyak lima lembar dan daftar riwayat hidup.

 “Pendaftar juga harus menyerahkan beberapa surat pernyataan, diantaranya adalah Setia pada Pancasila, UUD 1945 dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945. Tidak pernah menjadi anggota Parpol. Tidak pernah menjadi tim kampanye atau sebutan lainnya. Tidak pernah dipenjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap dengan pidana penjara lima tahun atau lebih,” terangnya.

Kemudian, lanjutnya, bersedia bekerja penuh waktu. Kesediaan untuk tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan, BUMN/BUMD/BUMDes selama masa keanggotaan. Tidak berada dalam satu ikatan perkawinan dengan sesama Penyelenggara Pemilu. Meminta Surat keterangan dari Parpol bahwasanya yang bersangkutan tidak menjadi  anggota Parpol dalam jangka lima tahun terakhir. Dapat melampirkan keterangan atau bukti lain untuk mendukung kompetensi calon.

Ia mengatakan setelah pembukaan pendaftaran, maka berkasnya akan diverifikasi berkas, kemudian selanjutnya akan dilakukan seleksi tertulis, tes wawancar. “Kemudian baru ditetapkan 3 orang calon terpilih,” pungkasnya. (KN)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number