Sintang

Banner
Banner

Buka Workshop Kesehatan, Bupati Pesankan 3 Pilar Kesehatan

Komentar (0)

12 September 2017, 18:06:53 WIB oleh Dicky | dilihat: 25 kali

Print
Buka Workshop Kesehatan, Bupati Pesankan 3 Pilar Kesehatan

Sintang - KOTA, (Kalimantan-News) - Dalam upaya peningkatan kualitas kader pusat kesehatan masyarakat dan puskesmas pembantu dibidang kesehatan, Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi bekerjasama dengan Universitas Gajahmada menggelar workshop, yang dibuka secara langsung oleh Bupati Sintang, pada hari Selasa (12/9/2017) bertempat di Lantai 3, Ballroom Hotel My Home Sintang.

Sebelum melakukan pembukaan, Bupati Sintang memberikan arahannya kepada para peserta yang mengikuti pelatihan ini, Jarot Winarno mengatakan kegiatan pelatihan workshop peningkatan kualitas kader puskesmas dan pustu sangat baik dilaksanakan, “karena untuk kita sebagai kader kesehatan, untuk para perawat, bidan dan tenaga medis di puskesmas dalam upaya peningkatan kinerja di desa kita, karena masyarakat senang kalau kita sakit perawat atau bidan dating kerumah kita, dan ini merupakan harapan masyarakat yang bertumpu kepada kita sebagai kader kesehatan di Desa tempat kita bertugas”. Kata Jarot.

Jarot menambahkan bahwa Negara ini bisa maju, bisa besar, dan berkembang kalau dikelola dengan memberikan harapan, “kita selalu berfikir positif, kita berikan harapan kepada masyarakat, jangan memberikan ketakutan bagi mereka, mulailah berikan harapan dari lingkungan terkecil dari lingkungan dalam rumah dan di lingkungan masyarakat”. Tambahnya.

Menurut Bupati Sintang pembangunan terhadap kesehatan ada tiga pilar yang perlu ditinjau dan diamalkan dalam diri sendiri, “yaitu paradigma sehat, kedua penguatan pelayanan kesehatan, dan yang ketiga mengcover semuanya dengan asuransi kesehatan dan jaminan kesehatan, itu penting di ingat”. Tuturnya.

Jarot menjelaskan bahwa paradigm sehat itu bagaimana kita bisa menciptakan kesehatan yang baik, “sebab kesehatan merupakan arus utama dalam kehidupan, dimana para kader nantinya setelah mengikuti kegiatan ini dapat menerapkannya dimasyarakat karena sehat merupakan yang perlu diperhatikan secara baik baik, dan juga untuk pelayanan kesehatan harus kita perkuat, sesuai dengan standar pelayanan minimal, kalaulah bangunan puskesmas kita sudah tidak layak cepat lapor kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, kalaulah tenaga medis kurang segera lapor, ini merupakan kegiatan utama kesehatan dalam kegiatan prefentif”. Ungkapnya.

Satu lagi, jelas Jarot, sebagai Kader kesehatan di Desa harus dapat memberikan pemahaman  pemberdayaan kepada masyarakat, “kita berikan penguatan kepada masyarakat untuk menyampaikan pentingya kesehatan, mereka kelompok sipil yang penting kita bisa meraih kemenangan untuk mendapatkan keberhasilan Indonesia yang sehat, dan yang paling penting kita tidak bisa berhasil tanpa adanya pemberdayaan kepada masyarakat”. Pesan Bupati Sintang.

Sementara itu Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, DR. Sutata mengatakan kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat dibidang kesehatan ini dilaksanakan dalam 3 hari, dengan dilaksanakan kegiatan ini ingin tahu relasi antara penyakit menular dan penyakit tidak menular, “penyakit menular seperti malaria, dan penyakit jantung, diabetes”. Kata Sutata.
Sutata menambahkan tujuan kegiatan dilaksanakan untuk dapat meningkatkan upaya promosi gaya hidup masyarakat di kawasan perbatasan, untuk mengetahui pengendalian penyakit, meningkatkan pengetahuan kesehatan kepada kader kesehatan, mengetahui rancangan model pelayanan kesehatan, dapat mendeteksi dini penyakit menular maupun tidak menular”. Tambah Sutata.

Pihak Universitas Gajahmada Yogyakarta, Sofia Adriana mengatakan kegiatan ini dilaksanak di 10 Kabupaten di Seluruh Indonesia, salah satunya ialah di Kabupaten Sintang ini, dengan demikian pelaksanaan ini sesungguhnya menjadi fungsi pelaksanaan yang perlu dikembangkan dan disinergisitaskan antara pemangku kepentingan untuk dapat memahami permasalahan yang terjadi di wilayah kita dan dapat memberikan solusi sumbangsih antara kader kepada masayrakat di Kabupaten Sintang”. Kata Sofia.(Hms/DCY/KN)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number