Sintang

Banner
Banner

Panji: APBD Melawi Kembali Defisit

Komentar (0)

11 September 2017, 21:17:21 WIB oleh Edi | dilihat: 55 kali

Print
Panji: APBD Melawi Kembali Defisit

Melawi - NANGA PINOH, (Kalimantan-News) - Bupati Melawi, Panji saat Raker Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Kamis lalu mengungkapkan, sumber pendapatan daerah APBD Melawi bakal semakin berkurang. APBD 2017 kembali mengalami defisit akibat pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil oleh pemerintah pusat.


“Banyak hal yang perlu kita pikirkan dan ketahui terkait anggaran kita yang terancam semakin defisit. Diantaranya DBH Melawi tinggal Rp 11 miliar, padahal sebelumnya direncanakan sebesar Rp 40 miliar lebih. Jadi dari sini saja kita sudah defisit lebih dari Rp 30 miliar,” katanya.

Tak hanya DBH, defisit pada APBN membuat pemerintah pusat memangkas dana transfer ke daerah. Termasuk Melawi yang berdasarkan informasi akan mengalami pengurangan sebesar 1,8 persen.

“Awalnya DAU kita akan kena potong 5 persen. Tapi kemudian ternyata dari pusat memotong sebesar 1,8 persen. Artinya sekarang DAU kita akan hilang Rp 11 miliar,” katanya.

Dari dua sumber tersebut, lanjut Panji, membuat Melawi sudah akan kehilangan pendapatan sebesar Rp 40 miliar. Atau artinya defisit APBD Melawi juga akan bertambah sebesar angka tersebut. Sementara, dari sisi belanja pegawai, Melawi justru mendapatkan penambahan pegawai baru.

“Tahun ini kami menerima 113 GGD (guru garis depan), 27 bidan PTT, 7 penyuluh dan tiga dokter spesialis. Mereka masuk per 1 Agustus. Nah, sekarang berapa gajinya per bulan. Untuk lima bulan kedepan, darimana kita dapat sumber dana untuk bayar ini,” keluhnya.

Pemkab Melawi sendiri sudah membatalkan rencana kelanjutan pembangunan kantor bupati Melawi tahun ini mengingat pelaksanaan yang sudah mepet dengan akhir tahun anggaran. Pembangunan kantor senilai Rp 21 miliar ini direncanakan kembali masuk dalam APBD 2018. (KN)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number