Sintang

Banner
Banner

Subandono: Pajak Merupakan Tulang Punggung Pembangunan Negara

Komentar (0)

11 Agustus 2017, 19:02:43 WIB oleh Admin | dilihat: 100 kali

Print
Subandono: Pajak Merupakan Tulang Punggung Pembangunan Negara

Sintang - KOTA, (Kalimantan-News) - Bertempat di SMAN 3 Sintang, KPP Pratama Sintang menggelar kegiatan Pajak Bertutur kepada para pelajar di Kabupaten Sintang pada Jumat (11/8).

Kegiatan ini merupakan implementasi program bersama antara Direktorat Jenderal Pajak dengan Kemendikbud selaku pihak yang membidangi pendidikan untuk menanamkan kesadaran pajak kepada peserta didik dan tenaga pendidik melalui integrasi materi kesadaran pajak dalam Pendidikan.

Integrasi kedua program pemerintah tersebut diwujudkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kemenkeu dan Kemendikbud Nomor: MoU-21/MK.03/2014 dan Nomor: 13/X/NK/2014 tentang Peningkatan Kesadaran Pajak melalui Pendidikan.

Kepala KPP Pratama Sintang, Subandono Rachmadi mengatakan Kegiatan Pajak Bertutur ini diselenggarakan serentak di seluruh wilayah Indonesia dengan perkiraan jumlah peserta 110.000 siswa dan akan tercatat di MURI sebagai penyuluhan perpajakan dengan peserta terbanyak.Untuk wilayah kerja KPP Pratama Sintang, selain di SMAN 3, kegiatan serupa juga diadakan di SMAN 1 Sintang , SMA Panca Setya, SMPN 1 Sintang , SMPN 2 Sintang dan SDN 2 Sintang.

Terkait dengan dipilihnya para pelajar dalam penyuluhan ini, Subandono menjelaskan bahwa dalam kurun 10 hingga 20 tahun kedepan para pelajar ini akan bersentuhan dengan pajak. Sehingga dengan pemberian pemahaman tentang pajak sejak dini diharapkan mereka akan mengerti dan sadar serta dapat menerima ketentuan perpajakan.

Ditambahkannya, saat ini Pajak merupakan tulang punggung pembangunan negara, dimana 75%  dana yang digunakan pemerintah untukmelakukan pembangunan di Indonesia bersumber dari pajak.Namun, peran penting pajak ini masih banyak belum diketahui oleh masyarakat sehingga kepatuhan baik pembayaran maupun pelaporan pajak masih sangat rendah. Untuk itu, menyongsong Indonesia Emas pada 2045, Direktorat Jenderal Pajak menginisiasi untuk mengintegrasikan materi kesadaran pajak dengan kurikulum pendidikan.

“Para siswa ini nantinya akan menjadi generasi emas penerus bangsa, yang diharapkan memiliki karakter cinta tanah air dan bela negara serta menjadikan kesadaran pajak sebagai salah satu budaya bangsa yang terus ditanamkan dari generasi ke generasi”.

Kegiatan Pajak bertutur ini merupakan acara kick off Program Edukasi Sadar Pajak yang akan dimplementasikan di seluruh jenjang pendidikan secara berkesinambungan. Untuk itu pihaknya pun mengharapkan dukungan dari seluruh elemen pendidikan, para pendidik dan tenaga kependidikan  untuk dapat menyukseskan program ini. (RL/KN)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number