Sintang

Banner
Banner

Bupati Melawi Berang, Perusahaan Take Over Sembunyi-Sembunyi

Komentar (1)

08 Agustus 2017, 21:50:17 WIB oleh Edi | dilihat: 92 kali

Print
Bupati Melawi Berang, Perusahaan Take Over Sembunyi-Sembunyi

Melawi - NANGA PINOH, (Kalimantan-News) - Belakangan ini terdengar kabar banyak perusahaan yang melakukan take over. Dimana take over yang dilakukan terkesan sembunyi-sembunyi, karena pemerintah tidak mengetahui take over yang dilakukan pihak perusahaan tersebut. Salah satunya take over yang dilakukan PT Rafi Kamajaya Abadi. Yang mana kabarnya take over sudah dilakukan ke perusahaan PT Indo Gunta Samba, salah satu anak perusahaan dari Indofood.

Terkait hal tersebut, kepala Dinas Perkebunan Melawi, Abang Sukandar mengatakan bahwa terkait take over pihaknya tidak pernah tau. Karena perusahaan saat ini tidak pernah koordinasi dengan pihaknya terkait take over.

“Kami tidak tau terkait take over ini karena perusahaan tidak pernah koordinasi dengan kami,” ungkapnya.

Terpisah, Bupati Melawi, Panji menegaskan, bahwa take over perusahaan yang dilakukan di Melawi ini, secara formal bahkan secara lisanpun tidak pernah ada yang disampaikan kepadanya sebagai Bupati Melawi.

“Saya hanya dengar selenting di luar saja, namun tidak pernah sampai kepada saya secara formal maupun secara lisan,” ucapnya.

Terkait hal itu, Bupati katakana pihaknya tidak akan tinggal diam, dan akan mengejar serta mencari tau terkait perusahaan yang tidak sopan melakukan take over tidak memberitahu pihak pemerintah. Yang mana seharusnya jika dilakukan take over, harus melibatkan pemerintah, karena ada syarat-syaratnya.
 
“Makanya kita minta keterbukaan perusahaan. Sekarang saja, terkait peletakan pabrik saja, saya tidak mau asal letak . harus berdasarkan sesuai dengan ketentuan yang ada, karena bergeser tempat sedikit saja membuat sesuatu yang berbeda. Jadi take over itu sesuatu yang tidak mudah. Kalau ada yang diam-diam melakukan itu, maka akan kita kejar dan tindak tegas, sesuai dengan aturan yang ada,” paparnya.

Jangan sampai, kata Panji, take over yang dilakukan menimbulkan masalah. perjanjian serta permasalahan atau konflik sosial belum selesai, main ditinggal begitu saja tanpa penyelesaian.

“Karena ketika perusahaan masukpun ada perjanjian dan MoU dengan masyarakat. jangan sampai yang baru ketika ada masalah, dengan gampang mengatakan tidak tau dan bukan pada zamannya,” terang Panji. (KN)

Komentar (1)

Beri Komentar
  • rima

    rima:

    16 Agustus 2017, 11:04:12 WIB

    jika ingin tau kebenaran atau pemberitaan tentang perusahaan PT.RAFI KAMAJAYA ABADI, mohon untuk tanya langsung ke pimpinan atau datang saja ke kantor PT.RAFI KAMAJAYA ABADI. jangan menyebarkan isue yg TIDAK BENAR. kapan perusahaan di take over ke PT.INDO GUNTA SAMBA. SEPERTI INIKAH SEORANG PEMIMPIN ? bagus sekali ya

Beri Komentar




Security Number