Sintang

Banner
Banner

Bupati Sintang Resmikan Gereja Katholik Santo Theodorus Sepiluk

Komentar (0)

07 Agustus 2017, 20:19:43 WIB oleh Dicky | dilihat: 92 kali

Print
Bupati Sintang Resmikan Gereja Katholik Santo Theodorus Sepiluk

Sintang - KETUNGAU HULU, (Kalimantan-News) - Dalam rangka kunjungan kerjanya ke wilayah Ketungau Hulu, pada Minggu (06/08/2017), Bupati Sintang, Jarot Winarno meresmikan Gereja Katholik Santo Theodorus Stasi Sepiluk, di Desa Sepiluk, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Kalbar.

Peresmian yang dilakukan oleh Bupati ditandai dengan membuka tirai papan nama gereja dan pemukulan gong dan pemberkatan gedung gereja oleh Uskup Sintang, Mgr. Samuel Oton Sidin OMF CAP.

Hadir dalam acara tersebut, Komandan Kodim 1205 Sintang, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.

Dalam sambutannya mengatakan bahwa peresmian gereja di wilayah Desa Sepiluk ini merupakan salah satu wujud nyata pembangunan yang religius dan cerdas sesuai yang tercantum didalam visi misi Pemerintah Kabupaten Sintang, “mewujudkan masyarakat Kabupaten Sintang yang cerdas, sehat, maju, religius dan sejahtera dengan ditopang tata kelola Pemerintahan yang baik dan bersih”.

Jarot mengungkapkan bahwa poin pada visi misi yang cerdas dan religius sangat erat kaitannya dengan pembangunan gereja ini.

"Dengan pembangunan dan peresmian gereja ini kita dapat meningkatkan kecerdasan kita baik secara emosional, spiritual dan intelektual, dan juga dapat meningkatkan religiusitas kita kepada Tuhan, seperti semakin meningkat dan semangat dalam beribadah dengan adanya pembangunan gereja yang baru” Kata Jarot.

Pemerintah Kabupaten Sintang memberikan perhatian kepada sarana dan prasarana pembangunan di sektor keagamaan, baik itu agama katholik, protestan, islam, buddha, hindu, dan konghucu, ini semua kita lakukan demi peningkatan dalam keimanan yang ada didalam kehidupan kita, baik itu secara jasmani maupun rohaninya, terang Jarot.

Diakhir sambutannya ia berpesan kepada seluruh masyarakat dan umat yang hadir, agar dapat meningkatkan religius dan rohani dalam beribadah, yang akan menjadi modal sosial untuk tumbuh sebagai umat katholik yang mandiri lebih berdaya untuk saling bersama-sama dengan umat lainnya dalam membangun dan memajukan desa yang kita cintai ini, pesan Jarot.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan, Agustinus Aldinus mengatakan pembangunan gedung gereja yang ada di wilayah Desa Sepiluk ini atas dasar umat katholik untuk dapat memiliki gedung yang baru dan layak pakai.

“sejak tahun 1991 kami umat katholik memiliki gedung gereja dengan ukuran 4x6 meter yang dimana sebagai tempat ibadat dan misa, sehingga pelaksanaan rehabilitasi pembangunan gereja dilakukan pada tahun 2010 dan bisa selesai pada tahun 2017 ini, selama 7 tahun pembangunannya” Kata Agustinus.

Agustinus menyampaikan bahwa pembangunan gereja Santo Theodorus Stasi Sepiluk ini memiliki luas bangunan gereja 8x16 meter persegi ditambah dengan teras depan 3x5 meter persegi sehingga saat ini gereja sudah layak dan dapat di gunakan oleh umat, untuk beribadah, terang Agustinus. (DC/KN/HM)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number