Sintang

Banner
Banner

Pengelola Dana ADD Harus Terbuka

Komentar (0)

01 Agustus 2017, 20:24:25 WIB oleh Edi | dilihat: 53 kali

Print
Pengelola Dana ADD Harus Terbuka

Melawi - NANGA PINOH, (Kalimantan-News) - Sejumlah kepala desa di Kecamatan Nanga Pinoh sudah berupaya menerapkan transparansi pengelolaan Dana Desa (DD) dengan memasang penggunaan DD atau APBDes melalui baliho.

Dimana 17 desa se Kecamatan Nanga Pinoh sudah melakukan penyusunan APBDes secara terbuka, dan melakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Kades dan BPD dalam sebuah forum paripurna di desa. Meskipun begitu, Camat Nanga Pinoh, Daniel terus meengharapkan transparansi tersebut dilakukan secara berkelanjutan, meskipun nantinya dilakukan pergantian pejabat kepala desa.

“Sekarang masalahnya bagaimana pengelolaan keuangan dan administrasi dari pelaksanaan fisiknya dilapangan. Apakah dalam pengelolaan keuangan dan adminsitrasi tersebut sudah sesuai peraturan atau tidak. Saya berharap dalam pelaksanannya tetap sesuai dengan apa yang telah disusun didalam APBDes yang sudah disepakati bersama antara Kades dan BPD,” ujarnya ditemuibelum lama ini.

Menurut Daniel, sebagai bentuk keterbukaan atau transparan terhadap publik, ada desa yang membuat APBDes dalam bentuk baliho. Dimana baliho tentang APBDes tersebut   dipasang ditempat-tempat umum supaya mudah diakses oleh masyarakat.

“Itu bentuk dari pada transparansi juga kepada masyarakat. Sebab sangat diwajibkan juga kepada desa untuk meningkatkan peran masyarakat guna membantu mengawasi pelaksaannmya di desa,” ujarnya.

 Lebih lanjut Ia menambahkan, hanya saja belum banyak desa di Kecamatan Nanga Pinoh yang sudah menbuat baliho yang memuat APBDes tersebut. Seharusnya kalau memang Pemerintah Desa berkomitmen untuk lebih terbuka kepada masyarakat, tentu bisa membuat baliho tersebut.

“Untuk desa yang belum ada, kami berharap masyarakat, media  dan LSM bisa mengingatkannya.
Jangan sampai hal yang kelihatan sepele ini, tidak dilaksanakan oleh desa-desa yang belum membuat dan memasang baliho. Atau  mungkin takut memasang baliho karena takut transparan. Untuk itu  sekali lagi saya berharap, transparanlah menggunakan Dana Desa,” pungkasnya. (KN)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number