Sintang

Banner
Banner

Gawai Dayak Sintang Untuk Lestarikan Permainan Rakyat

Komentar (0)

13 Juli 2017, 19:28:00 WIB oleh Admin | dilihat: 52 kali

Print
Gawai Dayak Sintang Untuk Lestarikan Permainan Rakyat

Sintang - KOTA, (Kalimantan-News) - Pada pelaksanaan Pekan Gawai Dayak Kabupaten Sintang Tahun 2017 di Kompleks Stadion Baning Sintang yang berlangsung 11-15 Juli 2017, Panitia PGD menyiapkan dan melaksanakan 16 jenis perlombaan yang menarik, meriah, serta bertujuan melestarikan permainan tradisional masyarakat Dayak. Permainan tradisional yang dilombakan, pada jaman nenek moyang orang Dayak lumrah dilakukan, bahkan beberapa jenis permainan sampai sekarang masih bisa ditemukan di perkampungan orang Dayak di pedalaman.

“kami ingin gawai Dayak ini dimanfaatkan sebaik-baiknya mempromosikan potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Sintang dan dalam beberapa jenis perlombaan  ada unsur olahraganya yang banyak dilakukan kaum muda. Selain untuk melestarikan dan menjaga seni budaya, gawai untuk menggali semua potensi seni dan budaya Dayak. Gawai Dayak juga untuk menyatukan semua suku yang ada, karena kami juga mengundang semua etnis yang ada ” terang Jefray Edward.
    
“Gawai Dayak terbuka untuk umum, masyarakat Kabupaten Sintang dipersilakan terlibat didalamnya seperti ikut memeriahkan dan membuka usaha saat gawai berlangsung” tegas Jefray Edward.

    
Hendrika Ketua Panitia PGD Kabupaten Sintang menjelaskan bahwa 16 jenis perlombaan permainan rakyat  dengan maksud ingin memperkenalkan dan melestarikan permainan rakyat yang sudah jarang kita mainkan. Adapun 16 jenis perlombaan tersebut adalah enggrang, pangkak gasing perorangan, group band etnik, melukis perisai, menumbuk padi, busana anak, sastra lisan, memainkan sape, memasak tradisional, menyumpit perorangan dan beregu, memahat, lagu Dayak khusus anak dan dewasa, tari Dayak kreasi, pemilihan bujang dara gawai, menganyam manik, dan menangkap babi.

“Peserta Gawai yang berhak mengikuti 16 jenis perlombaan berasal dari utusan DAD Kecamatan se Kabupaten Sintang, utusan sanggar dan perorangan serta organisasi kemasyarakatan dengan total peserta sebanyak 269 orang dari 14 kecamatan” terang Hendrika.
    
FX Murnianto Koordinator Seksi Lomba menyampaikan lomba untuk menggali potensi masyarakat di 14 kecamatan untuk masing-masing jenis lomba. “saya yakin peserta dari 14 kecamatan merupakan orang terpilih dan memiliki potensi yang luar biasa sesuai jenis lomba. Semua jenis lomba yang kita laksanakan sudah biasa dilakukan dalam kegiatan sehari-hari maupun dalam acara tertentu di kampung seperti menangkap babi, memasak khas kampung, menari, memahat, menganyam manik, menumbuk padi, menyumpit, pangkak gasing dan enggrang merupakan permainan yang biasa kami lakukan. Jadi manfaat lomba ini untuk menjaga, melestarikan dan memperkenalkan permainan tradisional kepada masyarakat” terang FX Murnianto. (Hms)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number