Sintang

Banner
Banner

Sekda : Kemungkinan Gubernur Kalsel Terpilih Dilantik Februari

Komentar (0)

28 Januari 2016, 05:48:34 WIB oleh Admin | dilihat: 495 kali

Print

Kalimantan Selatan-BANJARMASIN, (Kalimantan-News) - Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan M Arsyadi mengungkapkan, kemungkinan besar pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih di Pilkada daerahnya pada bulan Februari ini.

Diutarakan dia saat menghadiri pelantikan Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Unlam Banjarmasin, Rabu, informasi ini didapatnya dari pimpinannya, yakni, pejabat gubernur Kalsel H Tarmizi A Karim, bahwa kemungkinan pada 20 Februari 2016 akan dilantik gubernur terpilih oleh presiden.

"Tapi menurut informasi, rencananya hanya tiga gubernur terpilih saja yang dilantik dahulu pada Februari itu, yakni, dari Kalsel, Jambi, dan Sumatera Barat," ujarnya.

Pihaknya di pemerintahan provinsi, aku Arsyadi, sangat menyambut gembira dengan akan lebih cepatnya dilantik gubernur dan wakil gubernur terpilih H Sahbirin Noor dan H Rudy Resnawan ini, sehingga roda pemerintahan bisa berjalan lebih maksimal lagi.

Menurut dia, segala persyaratan bagi kedua pasangan terpilih ini untuk dilantik sudah pemerintah provinsi lakukan, yakni, dengan sudah menyerahkan berkas selengkap-lengkapnya bagi hasil penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih 2016-2021 ke Kementerian Dalam Negeri RI.

"Sudah kita serahkan bersama DPRD Kalsel berkas penetapan pemenang Pilkada Kalsel ini ke Mendagri pada Senin (25/1) lalu, dan diterima," paparnya.

Demikian pula, kata Arsyadi, berkas penetapan pemenang Pilkada di kota Banjarmasin, selanjutnya pada Jumat (29/1) ini berkas dari Pilkada Banjar, Hulu Sungai Tengah (HST), Banjarbaru, dan Kotabaru.

"Yang lainnya akan kita secepatnya juga laporkan ke Mendagri secara resmi, diupayakan sebelum Senin (1/2) semuanya sudah rampung, sebab sesuai batas yang ditetapkan pemerintah pusat," ujarnya.

Mengenai pelantikan sejumlah kepala daerah terpilih tingkat II ini, Arsyadi mengaku belum mengetahui informasinya, dan sedianya bisa bersabar menunggu keputusan pemerintah pusat. (das/ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number