Sintang

RABU (16/04/2014): (-SPORT-): Dayung - Tim Kano Agendakan "Tryout" Ke Singapura *** (-KALIMANTAN SELATAN-): Pemeliharaan Alur Barito Butuh Rp100 Miliar/Tahun *** Dishut Tabalong Identifikasi Pelepasan Lahan 32 Desa *** (-KALIMANTAN TENGAH-): Warga Pedalaman Minta Pemkab Barut Perbaiki Jalan *** Realisasi PAD Barito Utara 22,57 Persen *** (-KALIMANTAN BARAT-): Kapal Motor Kandas Di Muara Sungai Kapuas *** Bupati Janji Beri Beasiswa Bagi 18 Siswa *** (-KALIMANTAN TIMUR-): Orangutan Di Kawasan PT Berau Sawit Sejahtera Terancam *** Dinas Kessos Samarinda Gelar Seminar Anak Jalanan *** (-PEMILU-): Sejumlah PPK Plenokan Hasil Pileg Di Sintang *** KPU Kutai Timur Gelar Pleno 19 April

Banner
Banner

APBD Kota Pontianak 2011 Naik

Komentar (0)

17 November 2010, 20:18:08 WIB oleh Admin

Print
APBD Kota Pontianak 2011 Naik

Kalimantan Barat-PONTIANAK, (kalimantan-news) - Walikota Pontianak Sutarmidji mengungkapkan Anggaran Pendapatan dan Belanda Daerah (APBD) kota itu tahun 2011 mendatang mengalami kenaikan.

"Peningkatannya mungkin sekitar Rp30 miliar," kata Sutarmidji di Pontianak, Selasa (16/11/2010).

Sutarmidji mengatakan, APBD 2011 Kota Pontianak dialokasikan sebesar Rp733 miliar diperkirakan masih akan lebih lagi.

"Karena Dana Alokasi Umum Kota Pontianak juga mengalami kenaikan. Tetapi untuk dana Ad Hoc justru turun. Kemudian dana Dana Alokasi Khusus naik," kata Sutarmidji.

Hanya saja, kata Sutarmidji, Pemkot Pontianak belum mengetahui dana dari APBD provinsi Kalbar berapa.

APBD 2011, lanjut Sutarmidji, tetap diprioritaskan untuk pendidikan dan kesehatan.

"Karena pada tahun tersebut Pemkot Pontianak mendirikan rumah sakit dan itu membutuhkan tiga tahun anggaran sebesar Rp51 miliar," kata Sutarmidji.

Untuk tahun depan, anggaran pembangunan rumah sakit ditambah menjadi Rp25 miliar, sedangkan pada tahun 2010 ini sebesar Rp23 miliar. "Mudah-mudahan pada 2012 mendatang rumah sakit itu sudah selesai dan bisa segera beroperasi," ungkapnya berharap.

Sektor pendidikan, dari belanja langsung mencapai Rp56 miliar, jika dihitung bersama dengan belanja tak langsung mencapai Rp300 miliar.

"Itu ditambah dengan dana untuk penyelesaian pembangunan Sekolah Pelayaran dan SMK Negeri 4 dan perbaikan-perbaikan sekolah," jelasnya.

Terkait belanja tidak langsung, usai pembahasan yang dilakukan bersama dengan DPRD Kota Pontianak akan terjadi peningkatan.

"Dimana DAU yang kami dapat akan dialokasi pada belanja tidak langsung," kata Sutarmidji.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Herri Mustamin mengharapkan berharap untuk RAPBD 2011 mendatang juga terbuka untuk masyarakat dan yang terpenting pro rakyat. (phs/Ant)

Komentar (0)

Beri Komentar

Belum ada komentar, silahkan jadi yang pertama

Beri Komentar




Security Number